Tual, Lintas-Timur.com – Sesuai rencana nanti, pada awak bulan Juni mendatang, akan di lakukan survei Seismik Laut 2D yang akan berlangsung di wilayah laut Tual.

Ketegasan ini di sampaikan Pejabat Walikota Tual Ahmad Yani Renuat saat membuka kegiatan sosialisasi survei Seismik Laut 2D wilayah seram yang berlangsung di gedung balai kota Tual 14/5/24.

Sebagai mana yang di sampaikan, maka untuk mendukung survei nanti berkisar awal Juni bulan depan, maka PT. TGS Geophysical Indonesia akan bekerjasama dengan Ditjen Minyak dan Gas Kementerian ESDM untuk melaksanakan survei di maksud, ucap Renuat.

Kata Renuat, survei yang di lakukan nantinya, akan meliputi wilayah laut seram termasuk di dalamnya sebelah timur Kota Tual, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) serta Kabupaten Maluku Tenggara.

Survei Seismik Laut 2D sendiri di maksudkan untuk mengawali pencarian terhadap sumber daya alam dan mineral (Migas) yang berada di bawah permukaan bumi dengan bantuan gelombang Seismik, jelas Renuat.

Kata Renuat, dengan berpatokan pada survei nanti, dapat di ketahui sejauh mana terdapat potensi Migas di bawah permukaan bumi, sehingga besar harapan jika dapat di temukan maka dapat memenuhi kebutuhan migas serta berdampak pada masyarakat sekitar, cetusnya.

Renuat menggambarkan, jika kota Tual pada sisi geografis serta karakteristik kewilayahan merupakan kota Kepulauan, dan dapat di buktikan dengan adanya 66 pulau-pulau, 13 diantaranya berpenghuni sementara 53 yang belum di huni masyarakat setempat, jelasnya.

Berangkat dari kondisi geografis inilah, maka kota Tual memiliki kekayaan sumber daya alam yang tentunya menjanjikan, yang nanti kedepan dapat di kembangkan guna membuka peluang berinvestasi dalam berbagai sektor, sehingga memberikan ruang pada penyerapan tenaga kerja serta peningkatan ekonomi masyarakat setempat.

Olehnya itu, besar harapan kiranya dengan kegiatan ini dapat meningkatkan upaya penemuan wilayah potensi Migas serta peningkatan pada bidang sektor lainya, harap Renuat.

Survei yang di lakukan nanti kiranya di dorong guna membuka wilayah kerja baru yang terus menerus yang memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat serta berkontribusi pada pembangunan dan pertumbuhan ekonomi kota Tual kedepanya, harapnya.

Renuat menegaskan, jika pelaksanaan survei Seismik Laut 2D ini telah mendapat ijin dari Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi dan Penanaman Modal dengan nomor : 8/ESDM/PMA/2023, tutupnya.(**)