Langgur, Lintas-Timur.com – Sebanyak 466 Orang Pegawai PPPK Kabupaten Maluku Tenggara secara resmi menerima Surat Keputusan (SK) yang di serahkan oleh Pejabat Bupati Malra Drs. Jasmono M.Si. yang berlangsung di aula kantor Bupati 20/3/24.

Penyerahan SK pengangkatan dan Penempatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja TMT pada 1 Maret 2024 pada formasi tahun 2023 lalu.

Kata Jasmono, pada tahun 2024 ini Pemerintah Daerah Kabupaten Malra kembali memperoleh 466 orang PPPK yang baru, untuk di manfaatkan daya guna serta kompotensinya dalam membantu tugas Pemerintah Daerah dalam pelayanan publik.

Perlu di ketahui, 466 ini telah di nyatakan lulus melalui proses rekrutmen dan hasil seleksi dengan pemanfaatan yang di fasilitasi oleh Badan kepegawaian Nagara, cetus Jasmono.

Lebih lanjut di katakan, sistim ini di anggap mampu dalam pelaksanaan seleksi ASN yang akuntabel, transparan serta obyektif sekaligus menutup indikasi adanya KKN.
.
Jasmono bilang, semua peserta seleksi berkompetisi dan di nilai ujian yang dapat di lihat secara langsung 3 komponen sebagai barometer yakni tes Karakteristik, Wawasan,Kebangsaan, serta Inteljensi.

Meskipun dalam rekrutmen ada kebijakan Pemerintah skala prioritas bagi pegawai honorer kategori 2 (Eks THK II) termasuk non PNS yang bekerja pada instansi Pemerintah selama 2 tahun lamaya, namun harus mengikuti prosedur.

Di katakan, dengan adanya sistim ini memberikan sinyal bahwa untuk menjadi seorang ASN harus melalui proses yang tidak mudah, sehingga ini menjadi perhatian guna mempersiapkan diri bagi sehingga kedepan bisa memiliki kompetensi yang di banggakan, ini sesuai dengan amanat reformasi birokrasi Pemerintah sebagai seorang ASN sesuai dengan tuntutan jaman, tegas Jasmono.

Dalam ketentuan dan persyaratan yang di terapkan, ada satu keyakinan jika 466 orang PPPK yang baru menerima SK ini adalah mereka yang terpilih dan di anggap memiliki kompetensi yang mempuni, karena ini merupakan jerih payah dan kerja keras secara individu.

Jasmono dalam kesempatan itu mengingatkan 466 orang PPPK yang baru mendapatkan mandat sebagai aparatur Negara, di mana sebagai seorang “ASN adalah merupakan suatu pengabdian”, untuk melayani masyarakat, imbuhnya.

Oleh itu, besar harapan kiranya dalam penempatan di tempat tugas baru nantinya teruslah belajar dan mengabdi sekaligus meningkatkan kompetensi untuk melayani masyarakat.

Jangan malu untuk bertanya jika di tempat yang baru ada persoalan yang belum di pahami, serta terus berinovasi terhadap apa yang di kerjakan saat ini, ucapnya.

Dalam kesempatan itu Jasmono menegaskan jika kesuksesan seorang ASN di tentukan oleh keahlian dan kemampuan miliki melalui inovasi, Disiplin, Dedikasi dan Loyalitas yang tinggi, pintas Jasmono.(**)