Lintas-Timur.com – Gonjang Ganjing prahara yang melanda Dewan Pimpinan Daerah Kabupaten Kepulauan Aru terhadap pengunduran diri 24 bacaleg yang mengurkan diri kini terjawab sudah.

Hal ini terjawab setelah Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PAN Maluku M. Ali Darakay, Plt. PAN Kabupaten Aru Collin Letpuy, dan Plt. Sekertaris DPD PAN Aru Rangga Mosse.konfrensi pers yang berlangsung di cafe citra Aru pada 20/923.

Darakay dalam keterangan pada awak media, mengatakan, kehadirannya dirinya bersama kedua rekan pada konprensi pers guna mengklarifikasi terkait pengunduran diri 24 Caleg DPRD Aru yang berasal dari partai berlambang matahari terbit ini.

Menurutnya, polimik terkait pengunduran diri 24 anggota Caleg dari Partai PAN hanyalah persoalan Miss komunikasi saja, sehingga persoalan ini dapat di selesaikan dengan pikiran tenang, tanpa harus mengambil jalan pintas seperti ini termasuk penurunan baliho Ketua Umum Zulkifli Hasan, ujar Darakay.

Lebih lanjut di katakan Darakay, meskipun demikian selaku Ketua DPW PAN Provinsi Maluku akan selalu membuka pintu bagi semua, termasuk 24 teman – teman Caleg telah menyatakan sikap keluar dari Partai.

Menjadi sebuah catatan terhadap polemik ini, tidak menyudutkan Partai Aman Nasional untuk kendor, melainkan dengan adanya permasalaha ini PAN semakin jaya dan lebih di terkenal, tegas Darakay.

Di tempat yang sama carteker PAN Kabupaten Kepulauan Aru Collin Leppuy menegaskan, sesungguhnya mandat yang saya terima selaku Carteker ini adalah atas penunjukan dari Ketua DPW.

Hal ini di tegaskan Leppuy, guna menjawab dasas – desus kabar yang beredar seolah – olah saya menjadi Carteker karena di intervensi oleh Ibu Widya Murat Ismail itu tidak benar, bebernya.

” saya di tunjuk menjadi Carteker karena persoalan jenjang berdasarkan AD/ART Partai PAN itu sendiri, serta penunjukan siapa pun menjadi Carteker merupakan kewenangan Pimpinan Wilayah, yang mana penetapan itu satu tingkat di atas DPD itu sendiri”, tegas Leppuy.

Selain itu adanya berita hoaks berhembus kencang saat ini, seolah – olah penempatan saya selaku Carteker karena menjamin perolehan suara 30.000,000 untuk Ibu Widya selaku Caleg DPR RI, itu tidak benar, tegas Leppuy.

Leppuy menegaskan persoalan perolehan 30.000,000 suara yang di isyukan itu, merupakan perolehan suara yang di targetkan oleh Partai sendiri pada Pemilu Legeslatif 14 Pebruari 2024 Mendatang, dan sebelumnya telah di hembuskan oleh para relawan di Kabupaten Aru, bebernya.

Olehnya itu, melalui konprensi pers ini perlu di jelaskan sehingga tidak berkembang narasi yang saat ini berkembang di kalangan masyarakat yang di anggap menyesatkan, tegas Leppuy.(**)