Linta Timur.com – Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara dalam waktu dekat ini akan menempatkan 1.123 P3K berdasarkan Surat Keputusan (SK) pada instansi khusus bidang kesehatan sesuai formasi tahun 2022.

Pernyataan ini disampaikan Bupati Maluku Tenggara Muhamad Thaher Hanubun yang juga selaku Pembina Kepegawaian saat menyarahkan SK bagi P3K lingkup Pemda Malra di aula kantor Bupati 4/7/23.

Hanubun mengatakan, selaku Pembina Kepegawaian di Malra, tentunya harus menyampaikan arahan bagi P3K yang baru menerima SK-nya berdasarkan formasi tahun 2022, karena dari sekian ini akan ada yang di tempat di RSUD Karel Satsuitubun.

Di tegaskan, dari penerima SK P3K hari ini merupakan putra – putri terbaik yang telah memenuhi syarat administrasi dan di nyatakan lulus tes kompetensi dasar dan telah di tetapkan oleh Panselnas, beber Hanubun.

Hanubun bilang, dari hasil tes 146 farmasi tahun 2022, hanya dapat terisi 123 farmasi, sehingga saudara yang telah lolos seleksi ini telah memenuhi passing Grade (nilai ambang batas kelulusan)

Selain itu dari hasil tes kelulusan ini di seleksi melalui 3 aspek penilaian di antaranya pengetahuan umum, kepribadian serta wawasan kebangsaan, sehingga para peserta di nyatakan lolos menerima SK pada hari ini.

Untuk selaku pembina kepegawaian atas nama pribadi dan Pemerintah Daerah mengucapkan selamat atas keberhasilan yang di capai yang telah di proses menjadi P3K yang nantinya akan berperan aktif dalam pemerintahan serta pelayanan pada masyarakat dalam lingkup Pemda Malra.

ASN pada prinsipnya adalah Abdi Negara dan Abdi Masyarakat yang berperan aktif dalam memberikan pelayanan pada masyarakat.

Hanubun menegaskan, selaku Aparatur kesehatan, tentunya bekerja secara profesional dan akuntabel serta terus menjaga idealisme, kedisiplinan serta loyaliatas dalam memberikan pelayanan tanpa harus diskriminatif dalam membedakan antar sesama.

Lebih lanjut di katakan, sebagai ASN, jangan sampai di pengaruhi oleh sistim serta mekanisme yang menurut saudarahvtelah menyimpang dari qasidah serta norma dan ketentuan yang berlaku, tegas Hanubun

Hanubun mengajak peserta P3K agar melaksanakan tugas dengan rasa tanggung jawab dan jangan mengikuti perilaku serta kebiasaan buruk para senior yang di nilai kurang baik, tunjukan bahwa kalian memiliki integritas dan kepekaan yang baik.

Kedepan dengan bertambahnya aparatur kesehatan ini di harapkan dapat membantu menangani isu strategis seperti Stunting, Gizi buruk, olehnya itu bagi yang di tempatkan di Puskesmas agar kiranya mencurahkan perhatian serius serta berperan aktif dalam persoalan yang di hadapi Pemda saat ini, pinta Hanubun.(Saad)