Beredar Berita “Masyarakat Ohoi Madwaer Belum Terima BLT Tahun 2023”, Ini Penjelasan Camat KKKB

Langgur, Lintas-Timur.com – Menyikapi adanya pemberitaan dengan judul : Pj Bupati Malra Tak Mampu Tuntaskan Masalah Rakyat Madwaer Belum Terima BLT Tahun 20223, yang di beritakan media online Taul News pada 6 Juni 2024 lalu, tidak benar adanya.

Hal ini di sampaikan Camat Kei Kecil Barat Robald Rahakbauw melalui rilis yang di sampaikan Dinas Komunikasi Dan Informatika Kabupaten Maluku Tenggara jalan Abraham Koedoeboen pada 8/6/24.

Dalam rilis, Rahakbauw menegaskan, tidak benar jika pemberitaan media online Tual News yang menyebutkan jika Pejabat Kelaparan Ohoi Madwaer Samuel Sedubun menghindar warga yang menanyakan BLT DD tahun 2023.

Rahakbauw mengatakan, jika saat ini Pj Kepala Ohoi Madwaer Samuel sedang melakukan konfirmasi dengan beberapa warga yang belum menerima BLT DD Madwaer tahun 2023 lalu, serta perangkat Ohoi yang belum menerima tunjangan kinerja (Tukin) tahun 2023.

Menurutnya, persoalan ini terjadi sejak tahun 2023 lalu, olehnya itu pihaknya meminta media online Tual News agar check and richek atau setidaknya melakukan konfirmasi pada mantan Pj Kepala Ohoi Madwaer dan Bendahara Ohoi tahun 2023, tegas Rahakbauw.

Lanjut Rahakbauw, dalam sistim Pemerintahan ada jenjangnya, yang mana dalam satu wilayah Kecamatan ada Camat dan juga Kepala Ohoi, sehingga tidak serta merta satu kesalahan sepenuhnya di limpahkan pada Pj Bupati.

Perlu di ketahui, saat ini Pj Kepala Ohoi Madwaer sementara melakukan mediasi penyelesaian melalui pertemuan bersama antara warga Ohoi yang belum menerima BLT serta perangkat Ohoi yang belum menerima Tukin tahun 2023.

Dijelaskan Rahakbauw, pertemuan tersebut melibatkan mantan Kepala Ohoi dan mantan Bendahara Ohoi Madwaer tahun 2023 yang berlangsung pada Kamis 7/6/24 dan berlangsung di Ohoi Madwaer.

Dalam pertemuan tersebut telah di sepakati Mantan Pj Kepala Ohoi dan Mantan Bendahara Ohoi Madwaer mengaku kesalahannya dan akan bertanggung jawab guna menyelesaikan tunggakan mereka yang merupakan tanggung jawab yang masih tertunda.

Persoalan ini sementara di selesaikan secara berjenjang yang di mulai dari Ohoi, Kecamatan dan Inspektorat juga sementara menangani persoalan di maksud, sehingga pihaknya meminta semua pihak agar tetap bersabar, pinta Rahakbauw.(**)