Ditetapkan Sebagai Daerah Modeling Rumput Laut, Malra Dapat Kucuran Dana APBN 20 M

Tual, Lintas-Timur.com – Kunjungan kerja Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Sakti Wahyu Trenggono di bumi Lar Vul Ngabal Membawah berkah untuk Kabupaten Maluku Tenggara.

Bukan tanpa alasan, setelah Menteri KP melakukan kunjungan serta melihat langsung potensi Perikanan khusus di Kabupaten Malra maka telah di tetapkan sebagai Daerah Modeling dan pembinaan rumput laut

Pejabat Bupati Maluku Tenggara Drs. Jasmono menyambut baik ada penetapan Malra sebagai daerah Modeling oleh Menteri KP Sakti Wahyu Trenggono, karena manfaat dari kunjungan ini kita mendapat berkah.

Setelah di tetapkan sebagai Daerah Modeling, Pemda Malra akan terus melakukan koordinasi guna persiapan infrastruktur penunjang serta lokasi pembangunan laboratorium guna pengembangan rumput laut nanti, ujar Jasmono.

Sebagai syarat penetapan lokasi Modeling, Pemda Malra akan menyiapkan lahan seluas 100 hektar guna pengembangan rumput laut kedepan nanti.

Jasmono berharap, dengan penetapan Malra sebagai Daerah Modeling ini dapat membantu para nelayan rumput laut sehingga perbaikan taraf ekonomi semakin membaik.

Perlu di ketahui, Kementerian Kelautan dan Perikanan telah mengalokasikan anggaran untuk pengembangan rumput laut ini berkisar 15 – 20 milyar yang bersumber dari APBN guna pembangunan laboratorium.

Sementara penetapan lokasinya berada pada wilayah Kecamatan Hoat Sorbay sedangkan lokasi untuk budi daya rumput laut sendiri di perairan Ohoi/Desa Ohoider Tawun dan Ohoi Dudun Wahan.

Kunjungan Kerja Menteri KP Sakti Wahyu Trenggono di Malra kali ini di dampingi Dirjen, Deputi, Pejabat Gubernur Maluku serta Walikota Tual serta Pj Kepala Daerah lainya.(**)