Renur : 5 Dari 10 Bantuan Rumah Layak Huni Bagi Warga Akan Rampung Dalam Waktu Dekat

Tual, Lintas-Timur.com – Pemerintah kota Tual akan terus berupaya menuntaskan kemiskinan ektrim dengan melakukan berbagai program prioritas salah satunya melalui bantuan rumah tidak layak huni.

Ketegasan ini di sampaikan Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman (Perkim) kota Tual Usman Renur ST. MT kepada media ini usai penyerahan bantuan di kantor Walikota Tual Rabu 15/5/24.

Program bantuan rumah tidak layak huni ini merupakan program Pemerintah kota Tual seperti pada tahun-tahun sebelumnya, sehingga melalui APBD tahun 2024 ini telah menuntaskan rumah tidak layak huni di Kecamatan Dullah Selatan dan Kecamatan Dullah Utara sebanyak 10 unit rumah.

Dalam mengidentifikasi bantuan bagi rumah warga yang tidak layak huni di Kecamatan Dullah Selatan, pihaknya kolaborasi bekerjasama dengan Majelis Jemaat Gereja Sion Tual, ucap Renur.

Kata Renur, dalam kolaborasi Pemerintah Kota Tual dalam hal ini Dinas Perkim dengan Jemaat Gereja Sion berupa pembiayaan serta kolaborasi data yang di berikan oleh Jemaat Gereja Sion guna perbaikan terhadap rumah warga yang tidak layak huni.

Tentunya di harapkan program ini akan terus berkelanjutan, namun tentunya di sesuaikan dengan kondisi keuangan daerah, karena pada tahun ini agak berbeda dengan tahun sebelumnya dimana sejumlah anggaran di gunakan untuk Pemilu dan Pemilu Kepala Daerah, beber Renur.

Faktanya, pada tahun ini Pemerintah kota Tual hanya memberikan bantuan rumah tidak layak huni sebanyak 10 unit saja, karena keterbatasan anggaran sehingga hanya di rehabilitasi.

Ada pun bantuan rehabilitasi itu 5 unit rumah dari Kecamatan Dullah Selatan yang mana 2 di antaranya merupakan pendataan dari Jemaat Gereja Sion dan telah selesai pekerjaannya, terang Renur.

Sementara 5 unit lagi kata Renur, berlokasi di Kecamatan Dullah Utara, yang mana sementara dalam masa penyelesaian, sehingga di perkirakan akan rampung pada bulan ini, cetusnya.

Renur mengatakan, pada tahun 2025 nanti akan di lakukan penataan kawasan yang dananya bersumber dari Pemerintah pusat berupa DAK dan Dau Penuntasan Pemukiman Kumu Terpadu dengan sasaran kawasan kampung pelangi kelurahan Ketsoblak, tegasnya.

Kedepan jika program ini dapat berjalan maka di targetkan ada 142 unit yang di rencanakan, dan saat ini pihaknya sementara mempersiapkan pengusulan tahap awal seleksi DAK sebagaimana pada tahun sebelumnya, beber Renur.

Pada tahun 2023 lalu, Pemerintah kota Tual masuk seleksi, namun masuk pada seleksi terakhir di sebabkan ada kekurangan, namun kini telah di lakukan perbaikan dalam perencanaan, sehingga sangat optimis penanganan pemukiman Kumu di kampung pelangi ini dapat terlaksana, harap Renur.

Tentunya, keberhasilan inibtidak terlepas dari bantuan Pemerintah Kota Tual dalam hal ini Pejabat Walikota Tual dan Sekda serta seluruh masyarakat, cetusnya.

Olehnya itu, Renur berharap penanganan rumah Kumu dan tidak layak huni merupakan prioritas Pemerintah kota Tual dan di harapkan dapat berjalan secara terus menerus guna memenuhi harapan masyarakat berpenghasilan rendah khusunya penyediaan perumahan serta penuntasan hunian kumuh, harapnya.(**)