Ubro : Ujian USP Dan CBT Adalah Bagian Dari Tuntutan Akademik

Langgur, Lintas-Timur.com – Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara pada tahun ini secara resmi mengawali Pembukaan Kegiatan Ujian Satuan Pendidikan (USP) Berbasis Aplikasi Computer Based Test (CBT) setingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) tahun 2023-2024.

Pernyataan ini di sampaikan Pejabat Bupati Drs. Jasmono M.Si dalam sambutanya yang di bacakan Pejabat Sekda Ir. Nicodemus Ubro yang berlangsung di SMP Negeri Unggulan pada Senin 13/5/24.

Ubro bilang, pelaksanaan ujian berbasis komputer ini merupakan bagian proses dari akademisi yang menandakan para siswa akan berakhir masa jenjang SMP-nya.l menuju jenjang lebih tinggi.

Perlu di ketahui, pelaksanaan ujian berbasis komputer ini bukan hanya memudahkan peserta tes saja, namun dengan proses CBT ini sekaligus menghemat waktu.

Bukan cuman waktu, namun meminimalisir kesalahan serta kecurangan, menghemat anggaran meminimalisir kesalahan dan kecurangan, menghemat anggaran serta memperoleh hasil yang cepat dan akurat pastinya, tegas Ubro.

Lanjut Ubro, terlepas dari tuntutan akademik saat ini, dengan ujian menggunakan komputer ini memberikan kemudahan bagi para siswa-siswi nanti saat memasuki dunia kerja.

Harus di sadari, jika penerapan USP dan CBT seiring dengan tuntutan perubahan jaman yang begitu cepat pada setiap kebutuhan.

Tidak di sadari kita telah berada pada eranya transformasi industri 4.0 (four point ziro) atau sering di kenal dengan revolusi 4 yakni teknologi menjadi sebuah syarat yang mutlak dan penting, cetusnya.

Dengan tuntutan ini, tidak boleh kata tidak guna menyiapkan peserta didik dengan baik, guna dapat mengoperasikan komputer atau leptop secara benar.

Ubro sangat yakin melalui sentuhan kasih para guru, orang Tua, maka peserta didik yang mengikuti ujian ini pastinya telah di persiapkan secara matang baik secara intelektual mau pun secara akademik.

Tentunya dengan segala kesiapan yang ada ini, dapat memberikan gambaran tentang apa yang telah di capai, termasuk berbagai persoalan yang perlu di evaluasi.

Ubro menegaskan, memasuki tahap ini, merupakan jenjang dasar, tentunya memerlukan ekstra kerja karena secara fundamental akan berpengaruh pada kualitas SDM.

Saat ini dan masa yang akan datang, masyarakat Malra perlu bersyukur dengan adanya kebijakan Pemerintah pusat dan Daerah pada bidang pendidikan, pintanya.

Saat ini secara bertahap, dan berkelanjutan, Pemda Malra telah memberikan dampak yang besar terhadap peningkatan akses dan peningkatan kualitas pendidikan di Maluku Tenggara.

Namun langkah ini masih memerlukan kerja ekstra dengan berbagai terobosan dan inovasi dari segenap.jajaran pendidikan, pinta Ubro.

Ubro berharap, Kepala Dinas Pendidikan dan seluruh jajaran terus melakukan penguatan terutama penguatan pada sektor SDM, serta peningkatan saran dan pra sarana pendidikan, tata kelola penyelenggaraan yang berkualitas.

Selain itu, Kadis juga jangan hanya fokus pada program dan aktifitas yang bersifat rutin semata, namun perlu perumusan kebijakan program dan kegiatan, tegas Ubro.

Dalam inovasi perlu lompatan besar sangat di perlukan yang mana harus larir dari dinas pendidikan, Dinas ini merupakan cermin bagi pendidikan di Malra, cetus Ubro.(**)