Melirik 5 Parpol, MRO : Ingin Tuntaskan Kemiskinan Lewat Sektor Perikanan

Tual, Lintas-Timur.com – Sudah menjadi ketetapan hati untuk mendaftarkan diri pada 5 Partai Politik di kota Tual, tentunya sangat berharap kiranya dapat di terima untuk maju sebagai Bakal Calon Walikota pada kontestasi 27 November 2024 mendatang.

Pernyataan ini di sampaikan Bakal Calon Walikota Tual Muhamad Rum Ohoirat (MRO) dalam keteranganya pada awak media usai melengkapi dokumen pendaftaran di Sekertariat DPC Gerindra kota Tual Rabu 8/5/24.

Kata MRO, ada 5 partai yang kini menjadi incaran di antaranya Partai Nasdem dan Partai Gerindra yang telah selesai melakukan pendaftaran.

Sementara ada 3 partai politik yang kini belum sempat adalah PPP, Perindo dan PSI, namun sudah menjadi incaran sehingga sesuai rencana akan mendaftar pada hari Jumat 10/5/24 mendatang.

Ditanya soal keinginan untuk maju dalam kontestasi Walikota Tual 2024-2029 mendatang?

MRO bilang, wilayah kota Tual sebagian besar adalah laut, sehingga sektor perikanan dan kelautan harus di kelola dengan baik guna menjadi sumber penghasilan bagi masyarakat.

Olehnya itu jika dirinya di percayakan rakyat dan terpilih menjadi Walikota Tual maka yang menjadi prioritas adalah sektor Perikanan dan Pertanian termasuk Pariwisata.

Namun demikian, kata MRO harus di imbangi dengan kebijakan APBD yang selama ini hanya 6 atau 7 milyar maka perlu di naikan bahkan jika perlu di setiap desa akan di berikan bantuan satu unit kapal tangkap ikan beserta fasilitas penunjang lainya.

Selain itu, untuk menunjang penghasilan masyarakat nelayan, perlu di dorong juga peningkatan Budi daya rumput laut serta teripang, sehingga dengan sendirinya ekonomi rakyat ini tetap dapat tumbuh.

Keinginan untuk menghidupkan masyarakat dari sektor kelautan sebagai sumber penghasilan bagi para nelayan, maka kesejahteraan masyarakat kota Tual kedepan dapat di atasi.

Sementara, disinggung soal Kamtibmas, kata MRO kota Tual masuk sebagai kota yang tidak aman, di sebabkan karena sepenuhnya penanganan konflik selama ini di serahkan pada Polres, harusnya Pemkot Tual ikut juga andil dalam mengatasi konflik, cetusnya.(**)