Selebrasi Budaya Projek P5 Merupakan Pengembangan Dari Progam Merdeka Belajar

Langgur, Lintas-Timur.com – Selebrasi budaya bagi peserta didik tingkat SMP merupakan projek Penguatan Penguatan Pelajar Pancasila atau yang di kenal dengan P5 tahun 2024.

Pernyataan ini di sampaikan Pejabat Bupati Maluku Tenggara Drs. Jasmono M.M Si dalam sambutan yang di sampaikan Staf Ahli bidang Kemasyarakatan Dan Sumber Daya Manusia Ana Yunus yang berlangsung di SMP Unggulan pada Jumat 3/5/24.

Pemerintah Daerah, pada prinsipnya menyambut baik pelaksanaan selebrasi ini, serta ungkapan terima kasih atas segala dukungan serta bantuan semua pihak yakni Kepala Sekolah, Dewan Guru, Orang Tua murid SMP Unggulan Ohoijang ini sehingga terselenggaranya kegiatan ini.

Kata Ana, kegiatan selebrasi budaya ini, tentunya implementasi dari program merdeka belajar yang secara khusus di kenal dengan ” Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila” atau di kenal dengan sebutan P5.

Dikatakan, projek ini memiliki tujuan utamanya adalah menumbuhkan kembangkan kesadaran terhadap anak didik terhadap budaya kita.

Selain itu, Pancasila merupakan dasar Negara telah menetapkan prinsip dasar tentang ber-Bangsa dan ber-Masyarakat dimana persatuan dari keberagaman merupakan budaya Bangsa.

Ana berharap budaya ini tetap di pelihara yang nantinya di peragakan oleh peserta didik yang di kolaborasi dalam bentuk pentas seni dan budaya yang merupakan ciri khas orang Maluku.

Pemerintah Daerah menilai, kegiatan ini di nilai sangat penting dan strategis, mengingat budaya orang Maluku dan Orang Kei merupakan sebuah kearifan lokal yang patut di lestarikan karena terkikis oleh perkembangan musik dan seni yang semakin modern.

Tentunya kondisi ini menjadi peringatan bagi semua seluruh komponen di daerah ini agar merumuskan strategi, kebijakan serta program yang tepat guna menyelamatkan budaya orang Maluku dan Orang Kei yang hampir punah ini.

Pemerintah Daerah sangat mengharapkan dukungan semua pihak terutama jajaran SMP Unggulan agar terus memacu semangat serta terus mengembangkan budaya kita ini.

Tentunya kegiatan seperti ini tetap di dorong terus guna keberlanjutan, bukan hanya fokus pada kegiatan ini saja namun seluruh kegiatan yang bersifat positif guna terus mengembangkan budaya kita, cetus Ana.(**)