Langgur, Lintas-Timur.com – Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara kembali menggelar rapat dalam rangka membahas persoalan Stunting.

Pejabat Bupati Drs. Jasmono M.Si yang langsung membuka rapat percepatan penurunan angka Stunting yang berlangsung di ruang rapat Bupati 21/3/24.

Dalam rapat percepatan penurunan Stunting, turut hadir Pejabat Sekertaris Daerah Ir. Nicodemus Ubro, TP PKK Kabupaten Malra serta sejumlah OPD terkait.

Saat memimpin rapat, Jasmono meminta kiranya dalam upaya penurunan Stunting ini, semua OPD yang terlibat tidak boleh berjalan sendiri, harus berkoordinasi karena upaya percepatan penurunan Stunting ini harus bersinergi.

Lebih lanjut di katakan, Pemerintah Daerah berkeninginan pada tahun 2024 ini sebagaimana yang di canangkan Pemerintah Pusat kini harus mencapai target 14% secara Nasional, tegasnya.

Ada tiga Kecamatan saat ini yang menjadi perhatian bersama dalam penurunan Stunting, yakni Kecamatan Kei Besar Utara Timur sebesar 22,12% Kecamatan Hoat Sorbay pada angka 18% serta Kecamatan Kei Kecil Timur 16%, sehingga menjadi perhatian serius bersama, pinta Jasmono.

Menurut Jasmono angka stunting saat ini yang paling besar ada di Kecamatan Kei Besar Utara Timur yang mencapai angka 22,12%, kemudian di Kecamatan Hoat Sorbay dengan angka 18%, dan Kecamatan Kei Kecil Timur Selatan dengan angka 16%.

Maka 3 kecamatan ini menjadi prioritas serta evaluasi dengan cara terus berkoordinasi dan Sinergitas kerjasama dengan semua perangkat daerah yang bersentuhan langsung dengan masyarakat dalam upaya menurunkan angka Stunting di wilayah Pemkab Malra.

Jasmono pada kesempatan itu meminta pada rapat evaluasi berikutnya harus melibatkan seluruh Camat, terutama Camat pada 3 wilayah yang telah di sebutkan.

Dalam rapat evaluasi awal ini ada sejumlah OPD tidak hadir dan di wakilkan, sementara OPD yang hadir dalam rapat terpantau yakni BKKBN, Dinas Kesehatan, Pendidikan, Bapelibang, Dinas Sosial, Dinas Perindak, Ketahanan Pangan, BPMPD, PDAM.(**)