Berawal KPUD Malra Di Sasi, Berakhir Dengan Police Line

Langgur, Lintas-Timur.com – Kantor Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Maluku Tenggara di Sasi sekelompok masyarakat, kini lokasi tersebut beralih menjadi police line.

Hasil pantauan media lintas-timur.com kini gedung tersebut telah berubah dari Sasi menjadi Police Line, akibat adanya upaya pembakaran gedung KPU oleh oleh orang tak di kenal (OTK), namun sempat di padamkan oleh Aparat Polres dan Brimob yang bertugas pada saat itu dengan menggunakan tabung Apar dan Air pada Selasa 12/3/24.

Meskipun Sasi telah di buka oleh para tokoh adat setempat, namun harus di Police Line oleh Kepolisian Resort (Polres) Maluku Tenggara guna kepentingan penyidikan akibat adanya upaya pembakaran gedung KPU.

Upaya pembakaran kantor KPUD Malra bertepatan dengan aksi demo yang berlangsung di area Cimson Center yang di lakukan oleh kelompok yang mengatasnamakan pembela demokrasi Maluku Tenggara.

Dalam orasi, masa pendemo meminta keadilan yang menurut mereka telah terjadi kecurangan penambahan suara pada beberapa yang berada di wilayah desa Langgur, Ohoijang dan Watdek.

Tidak lama kemudian, aksi yang awalnya bermula damai telah menjadi aksi anarkis, bahkan masa aksi menggunakan senjata tajam dan mengancam akan membakar gedung KPUD Malra.

Ternyata ancaman para pendemo itu bukan isapan jempol belaka, melainkan terbukti, karena di hari yang sama selang beberapa menit kemudian tepatnya pukul 16.39 telah terjadi upaya pembakaran gedung KPUD oleh oknum tidak di kenal (OTK).

Meskipun upaya tersebut sempat di halau oleh aparat yang berjaga, namun telah terjadi kerusakan sejumlah fasilitas berupa Ac, plafon pada ruangan, printer serta kursi.

Untuk pengembangan lebih lanjut, pihak penyidik Polres Malra terus melakukan penyelidikan terhadap pembakaran gedung KPUD Malra oleh orang tak di kenal (OTK).(**)