Jelang Pemilu, TNI Dan Polri Bersama Pemda Malra Gelar Doa Bersama

Langgur, Lintas-Timur.com – Menjelang Pemilihan Umum Legeslatif dan Pemilu Presiden tahun 2024 yang jatuh pada 14 Pebruari mendatang, Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara Menggandeng TNI dan Polri gelar doa bersama di Makodim 1503 Malra pada hari Kamis 8/2/24.

Doa bersama yang di panjatkan kepada Tuhan yang Maha Esa melibatkan 4 tokoh Agama yakni Islam, Protestan, Katolik dan Hindu sekaligus mewakili komunitas seluruh Agama yang berada di Pemda Malra.

Pejabat Bupati Drs. Jasmono M.Si dalam kesempatan itu mengatakan, doa bersama yang di gelar dalam rangka memohon pada Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa agar terhindar dari segala musiba mau pun berbagai konfflik pada saat pesta demokrasi berlangsung.

Dalam keyakinan setiap agama apa pun, dalam kehidupan ini tentu tidak terlepas dari campur tangan Tuhan Yang Maha Kuasa, dan salah satu komunikasih umat Manusia dengan Tuhan hanyalah melalui doa yang di panjatkan, tegas Jasmono.

Dalam melaksanakan setiap rukun Ibadah tentunya setiap umat manusia harus meminta apa yang menjadi keinginannya karena beribadah tanpa doa ibarat “buah tanpa isi” karena dengan doa, setiap usaha akan di kabulkan Tuhan, ucap Jasmono.

Lebih lanjut di katakan, Pemerintah Daerah dan TNI dan Polri dalam melaksanakan setiap aktifitas apa pun jika bersama sama dalam satu doa, maka pasti akan mendapat ridho dari Allah SWT.

Dirinya juga berharap, doa yang di panjatkan para tokoh Agama ini kiranya ada kuatan tersendiri sehingga masyarakat dapat terhindar dari hal yang buruk.

Ada suatu harapan bersama dalam kegiatan doa bersama ini menjadi suatu harapan besar bagi umat pada semua kalangan termasuk TNi dan Polri bersama Pemerintah Daerah serta Masyarakat sebagai wujud aktualisasi dalam merendahkan diri di hadapan Tuhan, ucap Jasmono.

Selaku Pejabat Bupati, atas nama Pemerintah Daerah memberikan apresiasi serta kepada seluruh jajaran TNI dan Polri, tokoh Agama, tokoh Adat serta tokoh Masyarakat yang mana atas berkenaanya maka kita di ijinkan bersama melaksanakan agenda demokrasi nantinya.

Besar harapan, pelaksanaan Pemilu nanti kiranya dapat berlangsung aman, lancar dan sukses serta yang terpenting harus jujur dan adil, pinta Jasmono.

Olehnya itu Jasmono meminta kiranya para tokoh masyarakat serta seluruh komponen yang terlibat kiranya mendukung penuh pelaksanaan tahun 2024.

Dukungan TNI dan Polri sangat menentukan keberhasilan serta kesuksesan agenda yang di laksanakan oleh KPU dan Bawaslu agar tetap berjalan lancar.

Pelaksanaan pesta demokrasi merupakan milik seluruh rakyat, karena lewat pemilu hak konstitusi dapat tersalurkan, oleh itu dalam menjaga stabilitas Keamanan merupakan tanggung jawab seluruh warga Negara, bukan hanya TNI dan Polri, dan sebagai bentuk wujud syukur kita berharap pelaksanaan demokrasi dapat berjalan lancar sesuai harapan bersama, pinta Jasmono.(**)