Lintas-Timur.com – Memasuki awal bulan Desember 2023 menjadi agenda pertama Pejabat Bupati Maluku Tenggara Jasmono meninjau lokasi perkuliahan para guru yang berlokasi di SD NK Mathias III Langgur pada 1/12/23.

Bukan sebuah faktor kebetulan, melainkan kunjungan ini guna memastikan serta komitmen Pemda Malra peningkatan kapasitas dan kualifikasi para guru dalam hal Sumber Daya Manusianya (SDM).

Dalam kunjungan tersebut Jasmono tidak sendiri melainkan di dampingi pejabat Sekertaris Daerah (Sekda) Nicodemus Ubro, KadisPendidikan Umar Hanubun, Camat Kei Kecil Yosep A. Dumatubun dan OPD lainya.

Meninjau langsung lokasi perkuliahan, Jasmono melihat langsung setiap kelas yang di pergunakan guna perkuliahan dan memberikan arah sekaligus memotivasi para Mahasiswa yang nota bene adalah guru Sekolah Dasar (SD) ini.

Salah satu penekanan Jasmono yakni menghimbau agar dalam berbagai aktifitas yang padat ini, haruslah pandai membagi waktu antar mengajari para murid serta menjadi mahasiswa, tegas Jasmono.

Dalam sebuah keberhasil baik di bidang apa saja tentunya yang d butuhkan adalah memiliki disiplin serta Pandai dalam managen waktu, apa gunanya pintar dan sukses tapi tidak disiplin, cetus Jasmono.

Dalam kunjungan itu bukan hanya memotivasi para Mahasiswa dalam perkuliahan, namun pentingnya juga para guru agar lebih fokus pada pendidikan karakter para siswa – siswi.

Jasmono mencontohkan jika sebuah negara maju mereka tidak takut akan anaknya gagal dalam memahami pelajaran seperti matematika, namun yang di khawatirkan jika anak – anak mereka tidak memiliki sikap disiplin, sehingga perlu adanya pendidikan karakter anak.

Kadis Pendidikan

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malra Umar Hanubun menjelaskan, program perkuliahan ini adalah penyeteraan sarjana S1 untuk guru, serta kualifikasi pendidikan SMA bagi para guru yang jenjang pendidikan S1,D2 dan D3.

Para guru yang mengikuti kuliah ini sebanya 400 orang yang tersebar di berbagai perguruan tinggi di Maluku seperti Universitas Pattimura Ambon, IAIN, IAKN dan STPAK tanpa di pungut biaya sedikit pun, karena semua ini di bayar oleh Pemda Malra, jelas Hanubun.

Sistim perkuliahan pun bisa dengan sistim Daring atau aplikasi online dan juga sistim tatap muka langsung atau Luring, kata Hanubun.

Hanubun bilang, para guru yang melakukan kuliah secara tatap muka, akan berangkat langsung ke Ambon, setelah mereka kembali akan para guru melakukan aktifitas mengajar seperti biasanya.

Di jelaskan, sistim perkuliahan saat ini bukan hanya di SD NK Mathias III saja, melainkan kegiatan yang sama berlangsung di SD Karel Satsuitubun Langgur dan SD Naskat Mathias I Langgur.

Mengakhiri kunjungan ini, Pj Bupati Jasmono berharap para guru hendaknya dapat mengikuti program penyetaraan S1 ini dengan baik, sehingga dapat menyelesaikan perkuliahan ini sesuai waktu yang di harapkan.(**)