Lintas-Timur.com – Menjelang puncak pergelaran Festival Pesona Meti Kei (FPMK) Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara menggelar berbagai ivent, di antaranya perlombaan perahu dayung Belan.

Dayung Belan sendiri di selenggarakan selama 3 hari secara marathon terhitung sejak tanggal 22 – 25 Oktober 2023 yang berlangsung di Ohoi Rerean Kecamatan Kei Besar Utara Barat dengan mengikut sertakan 12 parahu Belan.

Perahu dayung Belan yang di perlobakan merupakan perwakilan dari setiap Kecamatan sebanyak 11 perahu dayung sementara 1 perahu dayung mewakili OPD lingkup Pemda Malra.

Bupati Maluku Tenggara Muhamad Thaher Hanubun pada saat penutupan lomba mengapresiasi kinerja panitia khususnya para Camat.

Bupati Thaher sangat terkesan, bahkan sampai meneteskan air mata, karena lomba perahu dayung ini bisa sukses karena kinerja para Camat.

Sebelum menutup kegiatan lomba perahu dayung Belan, dirinya berjanji akan kedepan akan di gelar kembali lomba perahu dayung Belan dengan memperebutkan hadia uang tunai sebesar 75.000.000, cetus Thaher.

Kata Thaher, meskipun dalam perlombaan yang akan di gelar mendatang, dirinya tidak lagi bergabung karena pada 31 Oktober 2023 nanti sudah mengakhiri masa jabatannya selaku Bupati Malra, namun selanjutnya akan di atur oleh para Forkopimda.

Thaher menyinggung soal rute nanti apa masih dalam posis saat ini atau jaraknya menyeberangi lintasan menuju pulau Kei Kecil akan di atur oleh panitia, namun terpenting hendaknya dapat mempertimbangkan kondisi alam.(**)