Pemda Malra Kucurkan Dana Bagi Kualifikasi Guru Dalam Jenjang Diploma dan Strata Satu

Ambon LT –  Pemerintah kabupaten Maluku Tenggara selain melaksanakan MoU dengan Perguruan Tinggi Unpatti Ambon, Pemda Malra juga mengucurkan sejumlah dana bagi para guru yang hendak mengenyam pendidikan D4 dan strata satu (S1) di Unpatti Ambon. 

Bupati Maluku Tenggara Muhamad Thaher Hanubun di dampingi Sekertaris Daerah (Sekda) sejumlah SKPD yang hadir serta turut menyaksikan penanda tanganan kerjasama yang berlangsung di gedung rektorat lantai 3 Unpatti Ambon, 12/5/23.

Thaher dalam sambutanya menegaskan, sebanyak 300 guru yang akan mengenyam pendidikan strata S1 sementara pola serta sistim pembelajaranya di serahkan sepenuhnya bagi pihak Unpatti

Saat ini berdasarkan kondisi obyektif, jumlah tenaga Guru yang bekerja di Kabupaten Malra yang belum meraih gelar D4/S1 sebanyak 411 orang, tentunya kondisi ini tidak relefan dengan regulasi yang ada sebagai mana yang di amantkan dalam undang-undang nomor 14 tahu 2005 tentang guru dan dosen yang mewajibkan guru minimal harus D4/S1, ucap Thaher.

Berdasarkan regulasi inilah tergerak hari selaku Kepala Daerah untuk mendorong persoalan yang di nilai sangat prinsipil sehingga terkait administrasi dan kompetensi dapat di atasi dengan baik.

Thaher menegaskan, tujuan peningkatan kualifikasi Akademik Tenaga guru merupakan pencapaian visi dan misi dirinya selaku Bupati dan Petrus Beruatwarin sebagai Wakil Bupati guna menekan pada aspek pembangunan SDM bidang pendidikan dan kesehatan.

Perlu di ketahui, dalam meningkatkan kualifikasi guru ini, sebelumnya Pemda Malra telah menanda tangani MoU dengan Politeknik Kesehatan Kemenkes Makassar dalam rangka peningkatan kualifikasi akdemik  75 bidan, tegas Thaher.

Di tegaskan Thaher, hal ini di dorong oleh aspek Malra merupakan daerah kepulauan yang masuk dalam wilayah terdepan dan terluar, sehingga tingkat sulitan bagi para guru untuk meningkatkan pendidikan pada jenjang  lebih tinggi.

Dengan berbagai pengalaman serta fakta yang ada maka Pemerintah kabupaten Malra berupaya semaksimal mungkin dalam meningkatakan mutu tenaga guru melalui peningkatan kualifikasi dengan cara melakukan kerjasama MoU dengan Unpatti Ambon.

Saat ini konektivitas seperti jaringan komunikasi 4G telah menjangkau 86 % persen wilayah terdepan dan terluar, ini merupakan sebuah harapan kiranya dengan konektivitas ini dapat membantu serta mendukung kelancaran proses belajar mengajar dengan menggunakan teknologi informasi tanpa harus meninggalkan tugas kuliah.

Thaher menegaskan kaitan dengan aspek rekrutmen tenaga PNS yang ikut dalam peningkatan kualifikasi pendidikan namun ada juga tenaga guru non ASN yang telah lama mengabdi dan tercatat dalam Dapodik.

Untuk itu, besar harapn kiranya setelah mengikuti jenjang pendidikan nanti di harapkan mampu memenuhi syarat jika pada saat di angkat dalam jabatan fungsional guru begitu pula yang mengikuti seleksi CPNSD dan PPPK guru.

Thaher berharap, upaya peningkatan D4 bagi kualifikasi guru hendaknya di percepat dan telah menjadi suatu keharusan yang tidak mungkin di nantikan, mengingat ini adalah sebuah keharusan.

 

Untuk sangat di harapkan percepatan tersebut, dan Pemerintah  Kabupaten Malra akan membiayayai seluruh biaya ini melalui APBD, dan pihak Unpatti Ambon di harapkan dapat membantu namun bukan hanya dalam pendidikan guru saja, namun meliputi bidang strategis lainya yang sangat di butuhkan Pemda Malra, pinta Thaher.(Saad)